TRANSFER DATA INTERNET

Ketika menggunakan internet, kita sebenarnya sedang memanfaatkan teknologi jaringan yang membentang melintasi antar benua. Tentu, perjalanan transfer data yang begitu panjang ini tidak begitu terasa oleh kita. Sebenarnya apa yang terjadi? berikut ini adalah perjalanan transfer data pada jaringan internet.

Transfer Data pada Internet

Salah satu hal yang terjadi saat kita menggunakan internet adalah transfer data. Pada artikel sebelumnya kita sudah mempelajari tentang cara kerja website. Kali ini kita akan mempelajari tentang transfer data yang terjadi pada saat kita menggunakan internet.

Pengidentifikasian perangkat

Sebelum lebih jauh, agar kita bisa mengirim dan menerima data pada internet kita harus tersambung terlebih dahulu pada jaringan internet. Selanjutnya setelah tersambung, perangkat secara khusus dan unik, akan mendapatkan alamat IP, dimana alamat IP ini sebagai sistem pengalamatan unik untuk setiap perangkat yang tersambung ke internet. IP atau Internet Protocol adalah pengalamatan atau identitas dari perangkat yang tersambung ke dalam jaringan internet.

IP terbagi menjadi dua jenis, yaitu IPv4 yang terdiri dari 12 digit id. Contoh : facebook.com [ IP : 157.240.208.35], google.com [IP : 74.125.24.100], netflix.com [ IP : 52.211.42.108]. Jenis IP yang kedua adalah IPv6 yang dimana memiliki struktur lebih kompleks dari IPv4. Contoh : 2001:0:2851:fcb0:1084:8be:87a6:a5f4

Untuk melakukan transfer data, pada internet terdapat setidaknya dua jenis perangkat yaitu user dan server. Baik user maupun server, keduanya akan mendapatkan IP sebagai nomor untuk saling berkomunikasi dan berbagi informasi.

Bagi perangkat atau user yang berfungsi sebagai penyedia informasi, pengalamatan IP akan mendapatkan namanya tersendiri. Nama pengalamatan tersebut adalah domain. Contoh alamat domain adalah google.com, facebook.com, instagram.com, dan lain-lain.

Pengoperasian Perangkat pada User

Di era saat ini, ketika pertama kali menyambungkan perangkat pada jaringan internet, maka secara otomatis akan terjadi transfer data tanpa kita sadari. Istilah lainnya adalah Background Services (Layanan Latar Belakang), tujuannya adalah untuk melakukan sinkronisasi, dan pembaruan sistem. Aktifitas Background Services ini akan menampilkan notifikasi, atau rekomendasi tindakan yang harus diambil oleh user.

Secara sederhana, aktifitas data pada internet terdiri menjadi dua bagian, yaitu upload atau upstream dan download atau downstream. Upload adalah aktifitas mengirim data dari user ke server, dan upstream adalah kecepatan aliran datanya. Upload dan upstream terjadi ketika user melakukan aktifitas permintaan data melalui HTTP Request.

Sementara Download adalah pengambilan data dari server yang dilakukan oleh user, dan downstream adalah kecepatan aliran datanya. Download dan downstream terjadi ketika server menjawab atau menyediakan permintaan data melalui HTTP Response.

Kedua aktifitas di atas (Upload dan Download) sekali lagi terjadi menggunakan jaringan internet yang tersambung melalui TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Satuan Data pada Internet

Data adalah sekumpulan catatan yang berisi pengetahuan dan fakta. Pada sistem komputer, data merupakan sebuah catatan berformat digital. Data memiliki ukuran dalam satuan Byte, dimana untuk 1 Byte sama dengan 8 bit, sementara satuan bit menggambarkan jumlah angka biner dalam paket data.

Satuan Byte ditulis dengan huruf b kapital ( contoh, KB, MB, GB, TB) sementara bit ditulis dengan huruf b kecil (Kb, Mb, Gb, Tb).

Maka ketika kita menggunakan internet dan melakukan aktifitas dan interaksi akan terjadi transfer data yang berformat digital tersebut. Hal inilah yang menyebabkan kuota internet yang kita miliki habis terpakai. Contoh, saat kita memiliki kuota internet sebesar 1 GB yang sama dengan 8 Gb, maka secara bertahap kuota kita tersebut akan habis. Hal ini seiring dengan besar data yang kita gunakan saat upload dan download seperti penjelasan di atas.

Sementara itu kecepatan internet (upload dan download) pun memiliki batasan data atau istilah lainnya adalah bandwidth. Dengan mengetahui bandwidth yang kita miliki, kita bisa mengukur besar data yang kita gunakan pada saat aktifitas internet.

Contoh : Jika kita memiliki bandwidth sebesar 3 Mbps, maka besar data pada saat kita melakukan aktifitas internet maksimal adalah,

3 Mbps / 8 = 0,375 MBps

Atau setara dengan 384 KBps

Contoh lain, jika kita ingin download file sebesar 1 GB, dengan kecepatan 2 Mbps, berapa lama waktu yang dibutuhkan ?

Jawab,

(Konversi kecepatan internet menjadi MBps)

2 Mbps / 8 = 0.25 MBps atau 250 KBps

(Konversi GB menjadi KB)

1 GB = 1.000.000 KB

Maka,

1.000.000 KB / 250 KBps = 4.000 detik atau 66,6 menit.

Dengan memahami batasan bandwidth pada jaringan yang kita gunakan, maka kita akan bisa mengenali aktifitas-aktifitas yang tepat untuk kita lakukan. Seperti misalnya memilih kualitas video saat streaming, atau kualitas grafik pada saat bermain game online.

kanghadad Written by:

Guru Informatika di SMP IT Baitul Ilmi, Content Creator, Praktisi IT dan Penulis

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *