Teknologi masa depan, mimpi atau realitas

Hingga saat ini baik terasa maupun tidak, teknologi telah menjadi bagian yang hampir tak terpisah dari kehidupan kita. Ada yang sekedar menjadi pendamping aktivitas, dan ada pula yang benar-benar tergantung dengan keberadaan kecanggihan teknologi. Menarik jika kita perhatikan perkembangan zaman, seperti apa nantinya teknologi masa depan nantinya ?

Perkembangan Teknologi

70 tahun yang lalu, mungkin kita bisa membayangkan bagaimana kehidupan berjalan tanpa keberadaan teknologi yang canggih seperti sekarang. Bagaimana kendaraannya, cara berkomunikasi, cara bekerja, cara belajar dan aktiivitas lain yang mungkin tidak seperti saat ini. Kalau kamu punya kakek atau nenek, mungkin kamu sering juga mendengar mereka bercerita bagaimana kehidupan di masa lalu.

Akan tetapi, 70 tahun yang lalu di belahan bumi yang lain ada seseorang yang bermimpi untuk membuat sebuah sistem jaringan yang menghubungkan seluruh komputer di dunia. Ia adalah J.C.R Licklider, seorang psikolog yang juga seorang ilmuwan komputer. Mimpi yang pada awalnya di namai dengan “InterGalactic Computer Network” ini kemudian di dukung oleh ARPA untuk mewujudkannya.

Baca Juga : Apa itu ARPA dan hubungannya dengan internet?

Mimpi inilah yang kemudian melahirkan internet. Sebuah teknologi yang menjadi tumpuan banyak orang, dan hampir semua perangkat terhubung dalam sistem jaringan satu ini. Entah bagaimana visi seorang Licklider pada saat itu, akan tetapi mimpinya lah yang kemudian mengantarkan kita di era saat ini.

Berbeda dengan internet, perangkat komputer mungkin hadir dengan perjalanan yang lebih kompleks. Banyak penemu yang memberikan sumbangsih pada teknologi ini. Mulai dari Blaise Pascal, Charles Babbage, Ada Lovelace, Alan Turing dan mungkin penemu-penemu lain yang hingga saat ini masih melakukan penelitian dan pembaruan.

Berbagai temuan teknologi masih terus menerus berkembang bahkan hingga saat ini. Dengan berbagai bentuk, fungsi, terobosan, dan yang lainnya menjadikan aktivitas kita hari ini menjadi penuh warna.

Bagaimana dengan Masa Depan?

Pernah kah terbersit pertanyaan dalam benak kita, seperti apa bentuk komputer 20 tahun yang akan datang? atau bagaimana cara kita berkomunikasi 15 tahun yang akan datang? Apakah masih sama dengan hari ini atau sudah berbeda?

Sembari kita bertanya-tanya tentang pertanyaan-pertanyaan di atas, mungkin di belahan dunia yang lain, lagi-lagi mereka sudah memilikinya. Seringkali kita melihat dan menyaksikan betapa visioner orang-orang yang pada hari ini menguasai teknologi. Sebut saja Elon Musk, Mark Zuckerberg, Jeff Bezos dan yang lainnya yang terkadang mencetuskan ide-ide gilanya.

Elon Musk misalnya, pada hari ini tengah mengembangkan sebuah robot humanoid lengkap ‘pikiran buatan’-nya. Belum lagi proyek-proyek lain seperti wisata antariksa, kendaraan listrik, dan bahkan proyek koloni planet mars.

Berbagai proyek-proyek di atas, mungkin bagi sebagian kita adalah sebuah mimpi yang mustahil menjadi nyata. Memang yang kita dengar, lihat dan saksikan hari ini mungkin itu adalah gambaran besarnya, padahal banyak penemuan-penemuan kecil yang sebenarnya sudah cukup untuk mewujudkan ide-ide gila itu. Dan mungkin saja, 20 tahun yang akan datang, ide-ide yang dulu kita anggap gila, nanti akan menjadi hal kita anggap biasa saja.

Jadi kesimpulan dari refleksi ini, apakah kemajuan teknologi itu adalah sebuah mimpi atau sebuah realitas, tergantung sudut pandang kita hari ini. Bagi orang awam yang biasa, mungkin hanya sebuah mimpi saja, akan tetapi bagi sebagian yang lain, itu adalah realitas yang dalam waktu dekat akan segera ada.

Wallahu a’lam.

kanghadad Written by:

Guru Informatika di SMP IT Baitul Ilmi, Content Creator, Praktisi IT dan Penulis

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *