Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan sebuah metode dan alat untuk berbagi informasi dan komunikas. Oleh karena itu, perkembangan peradaban manusia tidak terlepas dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Pada artikel kali ini kita akan mempelajari sejarah teknologi informasi dan komunikasi.

Baca Juga : Berkenalan dengan Komputer

Sejarah Teknologi Informasi dan Komunikasi

Jauh sebelum peradaban manusia modern, manusia purba sudah berusaha melakukan komunikasi dengan berbagai alat dengan berbagai kondisi yang ada. Mereka memanfaatkan dinding-dinding gua sebagai media untuk berbagi informasi dan berkomunikasi. Dengan menggunakan sejenis tinta atau darah hasil buruan, mereka. membuat berbagai lukisan-lukisan atau ilustrasi yang menggambarkan kondisi dan informasi yang mereka miliki. Informasi yang terdapat pada dinding gua purba biasanya untuk menunjukan bahwa mereka pernah tinggal atau menunjukan jumlah dari satu kawanan buruan yang terdapat di wilayah itu. Hal ini kemudian diketahui sebagai model komunikasi awal yang terjadi antar sesama manusia purba.

Sejarah Komunikasi dan Informasi pada Masa Peradaban Kuno

Beranjak ke peradaban manusia pertama, media komunikasi pun berkembang menjadi lebih praktis. Catatan paling tua yang menjadi tonggak awal sejarah manusia berasal dari peradaban mesopotamia. Pada saat itu, peradaban manusia sudah mengenal catatan sebagai media untuk berbagi informasi dan komunikasi. Catatan-catatan itu menggunakan media berupa tablet atau tanah liat yang mengeras dan memiliki bentuk sedemikian rupa agar bisa di isi dengan tulisan. Huruf paku atau kuneiform adalah jenis tulisan yang digunakan oleh bangsa sumeria sebagai media komunikasi.

Selain tulisan, pada saat itu manusia pun sudah mengenal perhitungan. Dengan menggunakan benda-benda yang ada seperti batu, biji-bijian atau sejenisnya. Dengan menggunakan alat hitung sederhana ini, peradaban di Mesopotamia sudah memiliki sistem jual beli yang lebih modern. Alat hitung ini disebut Abacus.

Sementara itu, bangsa mesir pun mengembangkan sistem komunikasinya tersendiri. Penggunaan tulisan Hieroglyph pada dinding piramid atau bangunan-bangunan, serta penggunaan papyrus menjadi bukti bahwa peradaban ini mampu berkomunikasi dan berbagi informasi dalam sistem yang kompleks. Papyrus adalah tanaman yang tumbuh disekitar sungai nil, yang kemudian diolah sebagai media komunikasi dan informasi. Fungsi papyrus adalah seperti kerta di zaman modern.

Cina lantas mengembangkan teknologi informasi dan komunikasi dengan mengembangkan kertas. Kertas dibuat memanfaatkan serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci dan diratakan serta dikeringkan. Selain kertas, bangsa cina juga sudah mengembangkan teknik menulis dengan menggunakan sistem cap. Yaitu teknik mencetak dengan menggunakan tinta yang menempel pada ukiran kayu.

Begitupun dengan bangsa-bangsa lain, masing-masing mengembangkan metode komunikasinya tersendiri, seperti suara atau simbol-simbol lain (misalnya bangsa amerika kuno yang menggunakan asap untuk berkomunikasi). Ukiran-ukiran relief pada candi, kuil, dan berbagai bangunan bersejarah menjadi bukti bahwa manusia sudah mulai mengenal sistem berbagi informasi dan komunikasi yang lebih tersebar luas dan yang tersebar di berbagai benua.

Sejarah Teknologi Komunikasi dan Informasi Masa Khilafah Islamiyah

Satu potongan masa dalam sejarah peradaban manusia adalah berkembangnya berbagai penemuan dan penelitian di masa-masa keemasan khilafah islamiyah. Bani Abbasiyah pada abad ke-9 adalah masa berkembangnya berbagai ilmu pengetahuan di bawah naungan Baitul Hikmah.

Menariknya, berbagai penemuan dan penelitian pada masa islam berjaya ini, tidak secara langsung berdampak pada perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Akan tetapi beberapa di antaranya berhasil menjadi pondasi bagi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi modern.

Tercatat penemuan Ibnu Al haytham misalnya, yang berhasil mengembangkan dan menerapkan teknologi optik. Kemudian Muhammad Ibn Musa Al Khawarizmi yang menjelaskan teori aljabar dan penggunaan angka ‘0’. Kedua penemuan ini berpengaruh besar terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era modern.

Sejarah di Era Industri

Peradaban era industri adalah saat manusia membutuhkan teknologi untuk melakukan produksi secara masif. Berbagai penemuan mekanik menjadi tanda peradaban manusia memasuki era industri ini. Begitupun dengan perkembangan sejarah teknologi informasi dan komunikasi.

Sebuah alat cetak mekanik yang terbuat dari plat besi dengan bingkai kayu menjadi teknologi informasi dan komunikasi pertama di era industri ini. Mesin Cetak tersebut adalah buah hasil penemuan Johanness Guttenberg. Guttenberg membuat mesin ini pada tahun 1455 M.

Pada tahun 1830, Augusta Lady Byron yang bekerja sama dengan Charles Babbage berhasil menjalankan program pertama melalui Mesin Analytical. Mesin ini memiliki konsep pengolahan data melalui sistem input dan output. Hal ini yang menjadikan Charles Babbage dianggap sebagai Bapak Komputer dan Lady Byron sebagai programmer pertama di dunia.

  • Samuel Morse, bersama Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone mengembangkan telegraph (1837 M)
  • Videografis (1861 M)
  • Telepon, Alexander Graham Bell (1877 M)
  • Penyimpanan Pita Magnetis (1899 M)
  • Televisi, Zvorky (1923 M)

berbagai perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pun berlanjut ke era digital. Secara umum, kini teknologi informasi dan komunikasi akan berpusat pada perkembangan komputer dengan segala fiturnya.

Demikian artikel kali ini semoga bermanfaat, sampaikan kritik, saran dan masuk di kolom komentar.

kanghadad Written by:

Guru Informatika di SMP IT Baitul Ilmi, Content Creator, Praktisi IT dan Penulis

3 Comments

  1. April 2, 2021
    Reply

    Lucu juga yh kalo dilihat sistem informasi jaman dulu,,, jika di bandingkan sekarang,

    dan teknologi smakin hari smkin canggih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *