Proses Enkripsi pada jaringan internet

Proses Enkripsi – Salah satu fasilitas yang sangat penting bagi pengguna internet adalah fasilitas keamanan data. Bagaimana kita ketahui, persebaran informasi dan komunikasi dalam dunia internet mengharuskan sistem keamanan data yang mumpuni. Hal ini agar pengguna internet merasa data dan informasi yang mereka miliki terjaga dengan aman.

Sistem Keamanan : Enkripsi

Salah satu sistem keamanan yang terdapat pada sistem komunikasi di dunia internet adalah enkripsi. Enkripsi adalah proses menyamarkan sebuah data dan pesan sehingga pesan tersebut hanya bisa dipahami oleh penerima atau orang yang berhak saja. Dengan proses enkripsi pesan yang kita kirimkan melalui internet akan terjaga kerahasiaannya.

Ilustrasi sederhananya seperti kata sandi pada Pramuka, sebuah pesan rahasia akan kita kirimkan pada teman kita. Untuk merahasiakan pesan tersebut, maka kita rubah pesan tersebut dengan kata sandi, menjadi kata lain atau kata acak yang tidak di mengerti oleh orang lain. Oleh karena itu, untuk memahami pesan ini, pengirim dan penerima harus memiliki kata kunci yang sama. Seni menyandikan pesan atau data di kenal juga dengan kriptografi.

Dalam sistem enkripsi, setidaknya ada dua proses utama yang terjadi. Yang pertama, yaitu proses enkripsi itu sendiri, yaitu merubah pesan menjadi sebuah kode atau data yang tak terbaca. Proses yang kedua adalah Deskripsi, yaitu proses mengembalikan kode menjadi pesan yang seharusnya. Jika pesan yang kita maksud sudah sampai ke penerima yang seharusnya, maka proses Deskripsi terjadi sehingga penerima bisa membaca isi pesan sebagaimana mestinya.

Proses Enkripsi

  1. Sebuah pesan atau data yang akan kita kirimkan pada awalnya masih terlihat normal, dan bisa di baca dengan jelas. Pesan atau data ini di sebut dengan plain text.
  2. Plain text tersebut di masukan ke sistem enkripsi, sehingga pesan atau data tersebut berubah menjadi acak atau kata lain yang terlihat berbeda. Pesan acak atau yang tidak terbaca ini di sebut dengan chiper text.
  3. Proses merubah plain text menjadi chiper text dalam sistem enkripsi membutuhkan kata kunci enkripsi.
  4. Chiper Text kemudian di kirimkan pengirim menuju jaringan dan perangkat penerima. Penerima yang menerima chiper text kemudian menggunakan kata kuncinya melakukan proses Deskripsi.
  5. Hasil akhir dari proses Deskripsi ini adalah pesan bisa terbuka dan terbaca sebagaimana mestinya.

proses-enkripsi

Kini setiap penyedia fasilitas layanan internet berlomba-lomba untuk mengedepankan sistem keamanan internet. Tentu saja hal ini di karenakan pengguna internet yang sudah mulai menyadari pentingnya kerahasiaan dan keamanan terhadap data dan informasi yang kita miliki.

Salah satu pemanfaatan sistem enkripsi ini bisa kita lihat di proses pembuatan Password atau PIN. Pada artikel selanjutnya, kita akan mempelajari tentang jenis-jenis enkripsi.

Demikian dan semoga bermanfaat.

kanghadad Written by:

Guru Informatika di SMP IT Baitul Ilmi, Content Creator, Praktisi IT dan Penulis

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *