Problem Solving, Manfaat Computational Thinking

Pada artikel sebelumnya kita sudah mengenal tentang computational thinking dan sejarahnya. Satu manfaat dari Computational Thinking adalah Problem Solving atau kemampuan untuk menyelesaikan masalah. Pada artikel kali ini kita akan mencari tahu lebih jauh tentang Problem Solving dalam konsep Computational Thinking.

Baca Juga : Mengenal Computational Thinking

Pengertian Problem Solving

Secara sederhana Problem solving adalah kemampuan untuk menyelesaikan masalah. Setiap manusia pada dasarnya memiliki kemampuan dasar ini, akan tetapi setiap orang memiliki perbedaan tingkat dalam menghadapi berbagai masalah tersebut. Problem solving menjadi sebuah konsep pemecahan masalah yang akan bermanfaat pada setiap permasalahan dalam berbagai tingkatan, mulai dari hal yang mudah sampai ke hal yang rumit.

Seiring bergulirnya waktu dan perkembangan zaman, permasalahan yang dihadapi oleh manusia menjadi lebih rumit dan kompleks. Untuk menghadapi hal tersebut, kita harus senantiasa melatih diri dan mengasah keterampilan khususnya dalam bidang problem solving. World Economic Forum memaparkan tiga kemampuan teratas yang diperlukan di dunia kerja pada tahun 2020, yang dimana salah satunya adalah Complex Problem Solving, sementara yang lainnya adalah Critical Thinking, dan Creativity.

Menariknya, meski permasalahan yang ada semakin hari semakin rumit dan kompleks, keterampilan problem solving menuntut seseorang untuk memiliki alat-alat yang mampu menyelesaikan semua masalah-masalah tersebut. Alat-alat ini mulai dari kemampuan menyusun algoritma, pengenalan pola yang berulang, hingga pengumpulan kunci-kunci solusi. Sebagian dari alat-alat tersebut terdapat pada computational thinking. Dengan memahami serangkaian tools dan tahapan pada computational thinking, kita akan memiliki keterampilan menyelesaikan masalah yang lebih efektif dan efisien.

Melatih Diri untuk Menyelesaikan Masalah

Melatih menyelesaikan masalah pada kehidupan sehari-hari bisa mengasah dan mempertajam kemampuan problem solving yang kita miliki. Sebagai contoh, misalnya kita sebagai seorang pelajar pasti seringkali di beri tugas oleh guru. Nah, semakin kita sering mengerjakan tugas tersebut dengan mandiri (tidak mencontek, baik dari teman ataupun googling) maka kita akan semakin terampil untuk menyelesaikan masalah. Sebaliknya, jika kita terbiasa dengan contekan atau minta bantuan ke teman, bisa jadi kemampuan berpikir dan keterampilan menyelesaikan masalah malah menjadi semakin melemah.

Begitupun dengan permasalahan yang kita hadapi di kehidupan sehari-hari. Masalah dengan teman, masalah di keluarga, organisasi, atau permasalahan-permasalahan lain bisa menjadi sarana kita untuk melatih keterampilan diri untuk menyelesaikan masalah. Harapannya kita akan terbiasa menghadapi masalah dan mampu dengan percaya diri memecahkan dan menjadi solusi dalam setiap permasalahan yang kita hadapi.

problem-solving-2

Memiliki keterampilan memecahkan masalah akan menjadikan diri kita menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan di mana pun kita tinggal. Baik di lingkungan kerja, sekolah, rumah, masyarakat bahkan sebagai warga negara. Terutama bagi seorang muslim, menjadi pribadi yang bermanfaat memiliki keutamaan tersendiri.

“Dari Jabir, ia berkata,”Rasulullah Saw bersabda,’Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Thabrani dan Daruquthni).

Demikian informasi tentang kemampuan menyelesaikan masalah ini, semoga bermanfaat.

kanghadad Written by:

Guru Informatika di SMP IT Baitul Ilmi, Content Creator, Praktisi IT dan Penulis

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *