Pentingnya Menuntut Ilmu Bagi Muslim

Setiap manusia secara naluriah akan melakukan proses belajar. Tujuannya adalah agar bisa memperoleh kehidupan yang lebih baik. Dalam Islam proses belajar ini memiliki keutamaan-keutamaan yang akan membuat seorang muslim menjadi lebih berkualitas, baik di dunia maupun di akhirat. Oleh karena itu pentingnya menuntut ilmu bagi muslim adalah sebagai sarana perbaikan bagi dirinya dan akan berdampak bagi umat secara umumnya.

Pentingnya Menuntut Ilmu bagi Muslim

Belajar adalah proses yang dilakukan secara sadar untuk melakukan perubahan atau perbaikan ke arah yang lebih baik. Bagi muslim belajar itu hukumnya wajib, sebagaimana dalam hadis disebutkan,

“Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim.” (HR. Ibnu Majah)

Kewajiban ini tidak terlepas dari berbagai manfaat yang bisa kita peroleh baik setelah atau ketika menuntut ilmu. Berikut ini adalah beberapa poin tentang pentingnya menuntut ilmu dalam Islam.

Agar Tidak Tersesat

Perlu kita sadari bahwa sejatinya kehidupan ini adalah perjalanan. Layaknya sebuah perjalanan, kita memiliki tujuan, dan ilmu adalah panduan agar kita bisa sampai pada tujuan tersebut. Terkadang sepanjang perjalanan ini kita menemukan berbagai rintangan, kondisi dan situasi yang membuat perjalanan ini menjadi berat. Maka ilmu layaknya sebuah peta yang akan menunjukan kembali arah jalan yang benar sesuai dengan tujuan kita.

Maka pantas ada pula yang mengatakan bahwa ilmu adalah cahaya. Cahaya yang bisa menerangi perjalanan dalam gelap gulita. Cahaya bisa menuntun kita untuk kembali menapaki jalan-jalan yang benar sehingga kita tidak tersesat. Maka yang harus kita pahami disini adalah sudahkah kita menyadari apa sebenarnya tujuan hidup kita ?

Ilmu Sebagai Penerang

Semakin Dekat dengan Syurga dan Terjauh dari Neraka

Dengan ilmu kita akan mengetahui hal-hal apa saja yang bisa mendekatkan diri ke syurga serta menjauhkan diri dari ancaman api neraka. Ilmu akan menunjukan kepada kita mana yang haq (benar) dan mana yang batil (salah). Dan dengan pemahaman tersebut maka kita sudah berada di jalan yang benar.

“Dan mereka berkata: “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala”. (QS. Al-Mulk : 10)

Hal lain yang harus kita sadari adalah bahwa tujuan Allah menciptakan seluruh makhluk di semesta ini adalah untuk beribadah pada-Nya. Maka mari kita selaraskan bahwa ilmu yang kita peroleh sejatinya adalah agar meningkatkan kualitas ibadah pada-Nya. Sehingga syurga adalah rahmat dari Allah bagi setiap muslim, yang sepanjang hidupnya dalam upaya meningkatkan dan perbaikan kualitas ibadah dengan berbagai ilmu yang ia miliki.

”Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menghamba kepada-Ku,” (QS Adz-Dzaariyaat: 56)

Dan bukan hanya itu, bahkan Nabi Muhammad SAW, menjanjikan dalam hadisnya bahwa upaya dalam menuntut ilmu pun akan dibalas oleh Allah dengan syurga.

“Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)

Memaksimalkan Potensi Hidup

“Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).” ( QS. Al Baqarah : 269 )

Ayat di atas adalah janji Allah bagi siapa pun yang memiliki ilmu dan pemahaman (khususnya Al Quran dan Sunnah) maka itu adalah sebuah karunia yang banyak. Karunia bisa berarti sebagai kehidupan yang lebih baik, baik secara materi maupun secara non-materi. Hadirnya ketenangan, keyakinan, dan harapan akan menjadikan hidup lebih berkualitas.

Dengan kita bisa menjadi terdepan

”Barangsiapa yang dikehendaki Allah menerima kebaikan, maka Dia akan memberinya kemampuan untuk memahami ilmu agama,” (H.R Bukhori Muslim)

Tidak terbatas pada ilmu-ilmu syari’ah saja, akan tetapi dengan berbagai ilmu kita bisa meningkatkan kualitas diri yang berdampak pada peningkatan kualitas umat. Mari kita berkaca bagaimana para ilmuwan-ilmuwan muslim terdahulu seperti al-khawrizmi, Ibnu Sina, Ibn Al Haytam dan masih banyak lagi. Kehadiran mereka bisa menjadi pelita umat yang bahkan sampai saat ini terasa manfaatnya dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk senantiasa semangat dalam belajar dan menuntut ilmu agar memperoleh kehidupan yang lebih baik, baik di dunia maupun di akhirat.

Meningkatkan Derajat

Perbedaan derajat antar manusia terlihat dari ilmu yang ia miliki. Tentu kita melihat bagaimana terhormatnya seorang ulama misalnya, atau seorang dokter, pengusaha, presiden, dosen, guru dan berbagai profesi lainnya. Hal ini karena ilmu yang ia miliki yang menyebabkan tingginya derajat mereka di mata kita. Maka bagi kita yang memiliki cita-cita dan harapan untuk menjadi “apa” di masa depan nanti, raihlah dengan cara menuntut ilmu.

“…Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat…” (QS. Al-Mujadilah : 11).

Selain derajat di kehidupan dunia, para penuntut ilmu pun akan memperoleh keutamaan derajat di akhirat kelak.

”Sesungguhnya para malaikat membentangkan sayapnya karena ridha pada para pencari ilmu.” (HR Abu Daud & Tirmidzi).

Dan begitupun dengan ilmu yang kita miliki, kemudian kita beramal dengan ilmu itu, dan banyak yang merasakan manfaatnya. Maka Nabi SAW mengabarkan janji pahala yang kekal mengalir selamanya.

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim)

Demikian catatan tentang pentingnya menuntut ilmu, semoga bermanfaat.

Artikel ini adalah bahan penyampaian materi program Ramadhan di SMP IT Baitul Ilmi untuk kelas 9 E.

kanghadad Written by:

Guru Informatika di SMP IT Baitul Ilmi, Content Creator, Praktisi IT dan Penulis

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *