Pendidikan dan Open Source

Teknologi memiliki peranan penting dalam proses pendidikan, khususnya di era saat ini. Berbagai pendekatan baik di dalam kelas maupun dalam pengelolaan satuan pendidikan, semua hampir menggunakan teknologi komputasi. Nah kali ini kita akan melihat pentingnya penggunaan aplikasi open source dalam dunia pendidikan.

Ironi Pendidikan

Pada masa implementasi kurikulum 2006 silam, TIK memiliki materi yang di dominasi oleh pengoperasian aplikasi office pada komputer. Karena aplikasi office yang marak pada saat itu adalah office besutan microsoft, akhirnya materi TIK pun di dominasi oleh aplikasi tersebut. Hampir setiap buku dan setiap guru TIK memiliki materi penyampaian yang sama, yaitu Microsoft Office.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan materi dan penguasaan kompetensi tersebut. Bagaimana kita lihat memang pengaruh microsoft office dan penggunaannya sangat banyak di berbagai bidang. Hal ini menuntut setiap sekolah untuk melahirkan lulusan yang cakap dan terampil menggunakan aplikasi tersebut.

Masalahnya adalah ketika biaya untuk membeli lisensi aplikasi tersebut relatif mahal, sementara daya beli masyarakat secara umum masih rendah. Kebutuhan dan tuntutan tidak berbanding lurus dengan daya beli tersebut menyebabkan banyak pengguna melakukan pembajakan. Ironisnya, bahkan pembajakan pun di lakukan di tingkat sekolah sebagai media pembelajarannya.

Melalui kurikulum 2013 ini, nampaknya pemerintah ingin menghentikan kebiasaan ini. Meski tidak secara langsung, melalui bimbingan TIK dan lebih jauh melalui mata pelajaran informatika, pendidikan kini di arahkan ke dunia open source.

Open Source dalam pendidikan

Penggunaan open source di sekolah bisa melalui penerapan dan penggunaan aplikasi-aplikasi open source untuk kebutuhan sehari-hari, seperti libre office misalnya. Peserta didik harus mulai mengenal dunia digital yang ‘gratis’ namun tetap berkualitas dan mumpuni.  Dan lebih jauh, peserta didik bisa berkenalan pula dengan linux sebagai sistem operasi open source.

Baca Juga : Aplikasi Office Gratis

Tujuan dari penggunaan aplikasi dan sistem operasi ini adalah agar peserta didik memahami, bahwa selain dari aplikasi dan sistem operasi berbayar, juga terdapat pilihan lain yang bersifat gratis dan bahkan dengan penggunaan yang lebih mudah. Jangan sampai, suatu hari nanti peserta didik terjebak dalam pilihan antara aplikasi berbayar yang tak mampu terbeli sehingga terpaksa membajak dengan alasan tidak paham dengan aplikasi serupa yang gratis.

Lebih jauh lagi, menurut Onno W Purbo yang juga mengutip dari salah satu staff microsoft menyebutkan jika 2/3 pengguna komputer di dunia ini sebenarnya adalah pengguna open source. Peluang dan kebutuhan di masa depan, justru terbuka lebih lebar dan lebih luas bagi pengguna open source.

Demikian, sedikit catatan dan refleksi terkait dunia pendidikan kita, semoga bermanfaat.

kanghadad Written by:

Guru Informatika di SMP IT Baitul Ilmi, Content Creator, Praktisi IT dan Penulis

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *