Dalam aktifitas penggunaan komputer, kita seringkali berada pada kondisi dalam jaringan yang mengharuskan saling terkoneksi antar satu sama lain. Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya pembacaan data-data rahasia milik kita. Oleh karena itu, beberapa platform sharing di internet menerapkan aturan pembuatan password untuk menjaga privasi dan keamanan data yang kita miliki. Berikut ini adalah informasi seputar mengenal password dan tips membuatnya.

Mengenal Password dan Tips Membuatnya

Password adalah sekumpulan karakter atau kata yang bersifat rahasia dengan tujuan sebagai alat untuk mengenali pemilik hak akses ke dalam sistem digital. Password sebenarnya adalah perubahan kata yang lebih modern dari istilah kata sandi. Kata sandi sendiri berarti mekanisme sistem keamanan yang menggunakan kombinasi huruf, angka, atau simbol yang bisa berupa kata atau susunan acak yang bersifat rahasia. Ilmu yang mempelajari tentang penyusunan kata sandi adalah kriptologi.

Sejarah mencatat jika militer romawi sudah menggunakan kata sandi untuk mengenali siapa kawan dan siapa lawan dalam peperangan. Oleh karena itu secara penggunaan dan praktek, kita mungkin sudah jauh lebih mengenal kata sandi yang seringkali diajarkan di pelatihan pramuka misalnya. Penerapan kata sandi pada sistem komputer baru dilakukan oleh Fernando Corbato pada tahun 1960 silam.

Corbato memperkenalkan konsep password saat bekerja di Massachusetts Institute of Technology (MIT). Pada saat itu, pihak unversitas sedang mengembangkan program compatible time-sharing system (CTSS). Program ini berfungsi sebagai sarana berbagi file bagi para peneliti dalam satu mainframe yang sama. Ide penggunaan password ini kemudian berkembang untuk membantu menjaga kerahasiaan file di antara mereka.

Tahun 1970-an seorang kriptografer bernama Robert Morris Sr merancang teknik hashing yang diterapkan dalam sistem pembuatan password. Hashing adalah proses pengubahan serangkaian karakter menjadi sejumlah numerik yang mewakili frasa asli. Hashing adalah salah satu teknik yang ada pada Enkripsi. Enkripsi sendiri adalah proses mengubah teks biasa menjadi kata sandi atau teks yang bersifat rahasia.

Seiring rilisnya internet dan World Wide Web (www) pada tahun 1990 penyebaran informasi semakin cepat dan membuat banyak data terbuka bebas. Kebutuhan akan penggunaan password pun semakin banyak dan umum digunakan di berbagai platform website. Begitupun hari ini, saat kecanggihan sistem komputer dan jaringan menuntut peningkatan pada sistem keamanan. Password hari ini tidak cukup, untuk beberapa platform yang sensitif seperti m-banking dan e-commerce menggunakan sistem keamanan 2 lapis.

Tips Membuat Password yang Baik

Setiap platform memiliki aturan tersendiri dalam pembuatan password, kembali pada tingkat keamanan dan sensitifitas data yang ada. Akan tetapi secara umum, pembuatan password sebaiknya menggunakan tips-tips berikut,

  1. Panjang minimum harus 8 (delapan) karakter. Beberapa situs ada yang mengharuskan rangkaian password lebih sedikit dari itu, akan tetapi idealnya tetap menggunakan paling sedikit 8 karakter.
  2. Gunakan kombinasi huruf besar (upper case) dan huruf kecil (lower case). Kombinasi dari dua jenis huruf ini akan membuat tingkat kerumitan password menjadi lebih baik.
  3. Menggunakan setidaknya satu numerik. Perpaduan angka pada rangkaian password akan membuat password menjadi lebih baik. Numerik bisa menjadi pengganti huruf di antara rangkaian frasa password, atau sebagai karakter tambahan baik di awal maupun di akhir rangkaian password.
  4. Menggunakan setidaknya satu karakter khusus. Penggunaan simbol-simbol seperti # * ! ? atau simbol lainnya akan membuat password semakin kuat.
  5. Pilih frasa yang mudah di ingat. Password yang kuat itu baik, akan tetapi jangan lupa untuk memilih frasa yang mudah di ingat. Meskipun setiap browser sekarang ada fasilitas untuk menyimpan password, akan tetapi sebaiknya tetap harus senantiasa di ingat.
  6. Hindari penggunaan frasa identitas atau yang tercantum pada dokumen pribadi. Hindari penggunaan tanggal lahir, nomor telepon, nama sendiri ataupun keluarga. Beberapa sistem akan menampilkan “password lemah” atau “weak password” jika kita menggunakan frasa di atas dalam penyusunan password.
  7. Hindari kata-kata umum yang biasa digunakan untuk password. “123456”, “password” atau “admin” adalah dua kata yang seringkali muncul dalam penggunaan password.

Contoh Password

Strong Password (Password Kuat)

Weak Password (Password Lemah)

Demikian artikel tentang Mengenal Password dan Tips Membuatnya, semoga bermanfaat. Silahkan sampaikan kritik, masukan dan saran di kolom komentar.

1 Comment

Muhammad nurfahrul
April 2, 2021

Informasi yg good pak guru, saya bru ternyata buat password juga ada yg dikatakan lemah dan kuat.

Pantas bnyak akunku yg sudah ke bajak hehe

Reply

Leave a comment

Sign in to post your comment or sign-up if you don't have any account.