Memoar Pramuka #7 : Lomba

Pelantikan kenaikan ke tingkat Ramu menjadi sebuah pengakuan tersendiri bagi kami dari pihak Sekolah. Melihat catatan akademik di kelas dan capaian penyerapan materi selama latihan, saya pun mulai di tunjuk oleh pihak sekolah untuk mengikuti berbagai ajang lomba antar sekolah.

Berbicara tentang Pramuka, selain berlatih tentang watak dan kepribadian, juga tidak terlepas dari berbagai keterampilan dan skill yang berguna dalam kehidupan. Hampir sebagian besar isi dari SKU (Syarat Kecakapan Umum) adalah poin-poin tentang kemampuan hidup ditengah masyarakat. Tentu, untuk hidup ditengah masyarakat kita butuh skill dan kemampuan yang akan menjadikan kita insan yang bermanfaat.

Lomba, Belajar Bersaing secara Sehat

Teknik Kepramukaan adalah suatu kumpulan materi yang berisi tentang kompetensi-kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang anggota Pramuka. Kumpulan materi ini seringkali kami sebut dengan singkatan Tekpram. Seperti biasa, pada saat itu kami tidak begitu paham dengan tujuan dan makna dibalik kenapa kami harus belajar tekpram. Yang kami tahu, semakin pintar dan mahir dalam wawasan tekpram, maka peluang kami untuk naik tingkat semakin besar, dan peluang untuk mendapat kesempatan mengikuti lomba juga semakin besar.

Persaingan seperti itu memang biasa terjadi bagi kami diantara anak-anak kecil, mau terkenal pintar lah, mau terkenal gaul, mau terkenal terampil, dan yang lainnya. Dan Pramuka menjadikan kami bersaing dengan sehat, saya ingat beberapa teman saya pada akhirnya memiliki keterampilan masing-masing yang khas dimiliki, seperti ada yang jago morse, jago semaphore, tali temali, sandi, mencari jejak, dan yang lainnya.

Saya sendiri dikhususkan oleh pembina untuk mempelajari semaphore, dan ini lah yang menjadi kebanggaan kami sebagai anggota Pramuka. Kami pada akhirnya memiliki spesialisasi keahlian masing-masing.

Setiap ajang lomba yang kami ikuti memang tidak senantiasa membuahkan hasil yang baik, di lomba cerdas cermat misalnya, biasanya kami hanya mendapat juara harapan, lintas alam pun hanya sebagai penggembira, juga lomba baris-berbaris yang hampir mendapati hasil yang sama juga. Tapi manfaat dan dampak dari terbiasa mengikuti perlombaan ini terasa di waktu-waktu selanjutnya.

Bukan soal menjadi pemenang, tapi menguji kepemimpinan

Semakin terbiasa mengikuti lomba dan latihan pemusatan khusus sebagai tim, kami menjadi terbiasa bergerak dan berorganisasi. Menyoal kepemimpinan, ini bukan semata berbicara tentang pimpinan, tapi bagaimana juga bersikap menjadi anggota biasa. Bagaimana memetakan potensi, memaksimalkan kesempatan, menanggung dan menikmati perjuangan secara bersama, dan yang paling penting, bagaimana bahagia bersama.

Berbicara sebagai tim, potensi dan kebahagiaan, berikutnya saya akan melanjutkan cerita tentang acara perkemahan yang benar-benar berkemah !

<<Selengkapnya>>

 

 

kanghadad Written by:

Guru Informatika di SMP IT Baitul Ilmi, Content Creator, Praktisi IT dan Penulis

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *