Google sheets adalah satu dari banyak layanan yang tersedia di google. Dengan memanfaatkan layanan ini, kita bisa melakukan kobalorasi digital meski dalam waktu dan tempat yang berbeda. Sebelum lebih jauh, kali ini kita akan mengenali terlebih dahulu lingkungan kerja spreadsheets.

Baca Juga : Makna Kolaborasi Digital

Mengenal Lingkungan Kerja Spreadsheets

Perhatikan gambar berikut ini !

Perhatikan bahwa gambar di atas adalah tampilan awal dari spreadsheets yang akan kita gunakan. Selanjutnya untuk mengenal lebih jauh mari kita bagi tampilan tersebut ke beberapa bagian,

1. Judul Spreadsheets

Bagian ini adalah bagian penamaan file sheets yang menjadi tempat kita melakukan pengolahan data. Kita tinggal klik pada teks “Untitled spreadsheet” untuk memberikan nama pada file sheetyang sedang terbuka.

2. Menu Bar

Menu bar adalah sekumpulan menu yang terbagi menjadi beberapa bagian berdasarkan fungsi-fungsinya. Dalam menu bar ini terdiri dari menu file, edit, view, insert, format, data, tools, Add-ons, dan Help. Masing-masing menu ini memiliki sub menu yang cukup lengkap untuk memudahkan aktifitas kita dalam menggunakan spreadsheets.

3. Tool Bar

Tool bar adalah sekumpulan menu standar yang sering kita gunakan dalam pengolahan data. Pada toolbar kita akan melihat sekumpulan ikon yang merupakan jalan pintas ke pengaturan yang telah tersedia sebelumnya pada menu dan sub menu pada menu bar. pada ujung kanan toolbar, kita bisa memilih untuk menampilkan atau menyembunyikan toolbar.

4. Menu Kolaborasi

Salah satu kelebihan dari spreadsheets ini adalah kita bisa mengerjakan pengolahan data secara bersama-sama lebih dari 1 orang dalam 1 file. Untuk memaksimalkan fungsi tersebut, maka kita bisa memanfaatkan menu ini. Berturut-turut dari kiri ke kanan berfungsi sebagai, history (catatan perubahan) komentar untuk setiap pengerjaan, menu meeting untuk menampilkan dan memungkinkan file tersebut dikerjakan bersama-sama, tombol share untuk berbagi akses dengan pengguna lain, dan paling ujung adalah ikon pengguna yang tengah membuka file tersebut di komputer kita.

5. Add Ons

Berbeda dengan tampilan menu yang lain, menu add ons tampil dengan posisi vertikal di ujung sebelah kanan layar. Disini kita bisa menambahkan add ons (fitur tambahan) yang sesuai dengan kebutuhan kita, dengan meng-klik ikon plus atau meng-klik menu add ons pada menu bar, maka kita akan di arahkan ke laman pengaturan add ons.

6. Area Kerja (Workplace)

Ini adalah area kerja yang nantinya akan berfungsi sebagai tempat menyimpan dan mengolah data sehingga bisa berubah menjadi informasi. Area kerja ini berupa tabel dengan ukuran besar, dengan kolom yang di tandai dengan huruf, dan baris dengan angka. Di bagian atas workplaces kita juga bisa menemukan kolom informasi cells (kotak) dan tempat penulisan baik itu data ataupun rumus untuk melakukan pengolahan data.

7. Menu Sheets

Di bagian paling bawah spreadsheets, terdapat menu untuk melakukan pengaturan sheets yang akan kita gunakan. Sheets adalah model pembagian halaman pada satu jenis pekerjaan dalam satu file spreadsheets, hal ini memungkinkan agar pekerjaan pengolahan data berjalan lebih efisien. Kita bisa menambah sheets dengan meng-klik tanda plus (+), dan menampilkan semua sheets yang ada dengan meng-klik ikon bergaris-garis di bagian tengah.

Demikian informasi singkat dan sederhana mengenai tampilan awal dari spreadsheets yang bisa kita gunakan untuk pengolahan data. Bagi bapak/ibu pengajar bisa lebih jauh mempelajari tentang google spreadsheets ini dengan mengikuti pelatihan yang telah tersedia di laman google.

Link Pelatihan Guru : Google Spreadsheet

Leave a comment

Sign in to post your comment or sign-up if you don't have any account.