0%
Posted inCatatan

KOMODO

Komodo adalah seekor hewan yang memiliki tanda-tanda dan kesamaan dengan dinosaurus yang hidup jutaan tahun silam. Berkat inilah lantas dua habitat asli dari hewan komodo ini, yaitu pulau rinca dan pulao komodo lantas dijadikan sebagai kawasan konservasi guna melindungi hewan yang langka dan terancam punah ini. Tujuan mulia ini dicanangkan sejak tahun 1970-an oleh presiden Soeharto pada saat itu.

50 tahun kemudian, sebuah sudut pandang baru lahir, “Bagaimana jika komodo, dengan segala keindahan dan ke-eksotis-an nya, kita perkenalkan ke dunia luar… yang dengan nya, hal ini akan menjadi sarana edukasi yang menyenangkan..”

pixabay.com

“hmm… jurassic park !” kemudian sudut pandang itu disambut dengan sebuah ilustrasi dari film yang besutan sutradara kondang Steven Spielberg.

John Hammond adalah seorang pengusaha yang berambisi untuk meng-“hidup”-kan kembali para hewan raksasa yang telah lama terkubur dalam lapisan batuan terdalam. Menghidupkan kembali para dinosaurus, demi sebuah cita-cita sederhana nan mulia, ingin membahagiakan cucu-cucunya dan tentunya dengan harapan bisa juga membahagiakan seluruh dunia.

Tapi ambisi ini dipandang dengan sinis oleh seorang ilmuan slengean bernama Dr. Ian Malcolm,” Dalam tempat ini hidup para dinosaurus yang telah lama punah, dengan kondisi iklim dan berbeda, yang habitat, atmosfer, makanan, dan … semuanya berbeda, apa yang akan terjadi ? Lalu para dinosaurus ini pun akan berdampingan dengan kita, makhluk hidup superior yang akan mencoba mengendalikan mereka…”

Komodo adalah sebuah entitas purba yang tersisa, yang dimana mereka mesti hidup dalam kondisi yang terjaga. Dalam sebuah sudut pandang yang berbeda dan ambisi yang memaksa, maka para “dinosaurus” yang tersisa ini akan terdorong sampai batas kemusnahan.

actionmoviefreak.com

Tentu, kisah nyata ini tidak akan berakhir dengan chaos antara para dinosaurus yang lepas dengan para manusia, seperti yang diceritakan pada franchise film jurassic park. Tetapi sederhananya, pasti akan ada yang akan menjadi korban dalam ambisi ini.

Sejujurnya, catatan ini mewakili perasaan tak berdaya penulis untuk menyelamatkan komodo dari cengkeraman orang-orang berambisi liar diatas sana. Maka izinkan saya untuk berpendapat bahwa pada akhirnya, Komodo dan seluruh makhluk hidup akan berakhir, layaknya para dinosaurus dan hewan-hewan yang telah punah lainnya. Sampai saat itu tiba, kita hanya berkewajiban berinteraksi dengan mereka, para makhluk ciptaan Allah ini, dengan sebaik mungkin sehingga akan menjadi amal terbaik yang bisa kita persembahkan untuk anak cucu kita kelak.

Life, uh, find the way

Dr. Ian Malcolm


Tinggalkan Balasan