0%
Posted inMateri

Jaringan Internet Kabel dan Nirkabel

Pada pertemuan sebelumnya, kita sudah mengenal internet, sejarah, teknologi, sampai ke kecepatan internet mobile. Dari pembelajaran tersebut, kita menyadari bahwa internet memang hampir tidak bisa dipisahkan dari setiap aktivitas kehidupan kita. Kali ini, kita akan membahas tentang internet yang tetsambung melalui jaringan kabel dan nirkabel (wireless).

Kabel

jika berbicara kabel, mungkin kita seperti sedang berhadapan dengan sebuah teknologi kuno, ribet, dan tidak efisien. Bayangkan saja, mungkin di halaman rumah kita saja sudah banyak kabel yang bergelantungan, atau bahkan di kamar kita pun keberadaan kabel kayaknya bikin risih, bisa tersandung, putus, koslet dan sebagainya.

Kabel dalam bahasa Inggris disebut cable merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal dari satu tempat ke tempat lain. Kabel digunakan diberbagai teknologi, mulai dari listrik, komunikasi, dan yang lainnya.

Sementara dalam internet, keberadaan kabel adalah untuk menghantarkan data yang terkoneksi dalam jaringan. Kabel terbuat dari media khusus yang didalamnya memiliki kemampuan untuk mengirim dan menerima berbagai data dengan kecepatan tertentu. seiring dengan perkembangan teknologi, media khusus ini berkembang mulai dari tembaga yang bisa menghantarkan energi listrik sampai dengan kaca yang bisa menghantarkan cahaya.

Kelebihan dan Kekurangan

kabel memang dibuat dan digunakan sejak tahun 1400-an (silahkan cek wikipedia di atas), sehingga tidak salah juga jika ada yang menganggap kabel sebagai teknologi yang sudah kuno dan ketinggalan zaman. akan tetapi, bagaimanapun juga penggunaan kabel di dunia internet masih menjadi teknologi utama penyangga internet.

Kelebihan

Kabel masih menjadi pilihan terbaik dalam melakukan fungsi transmisi data. Beberapa hal yang menjadi kelebihan kabel adalah

  1. Stabil

Infrastruktur yang tampak secara fisik memiliki kelebihan dalam penerapan dan perawatan, sehingga pemilihan jaringan internet melalui kabel masih menjadi pilihan terbaik bagi yang berharap jaringan cepat dan stabil. Proses penerimaan transmisi data pun tidak terkendala oleh cuaca misalnya.

2. Pembaruan teknologi

Sejak tahun 1400 silam, kabel sudah mengalami banyak perkembangan, sehingga anggapan kabel ketinggalan zaman pun sebenarnya sudah tidak lagi relevan. Kabel justru memiliki ketahanan dan kualitas kecepatan yang lebih baik, terutama dengan menggunakan teknologi terbaru fiber optik.

3. Aman

Syarat sebuah perangkat tersambung ke dalam sebuah jaringan internet dengan kabel adalah tersambung secara fisik (colok). Akhirnya segala aktifitas penggunaan dan tranmisi data akan terdata dan tercatat lebih mudah. Begitupun jika ada pencurian data pencegahannya menjadi lebih mudah.

Kekurangan

  1. Rumit

Keberadaan kabel yang membutuhkan sistem instalasi secara khusus menjadikannya tampak rumit. Belum lagi dengan pemandangannya yang terkesan berantakan dan tidak rapi. Maka untuk menerapkan sistem jaringan kabel ini, teknisi mesti mengetahui sistem perangkaian yang efektif.

Sistem perangkaian (topologi) yang efektif ini selain akan menghasilkan sistem yang lebih indah dipandang, juga akan memudahkan dalam melakukan evaluasi dan perawatan, serta kecepatan data pun bisa relatif lebih cepat.

2. Mahal

Khususnya untuk penggunaan jaringan yang bersifat luas dengan teknologi terbaru. Biaya instalasi serta perawatan berkala diperlukan untuk mengecek kesehatan kabel sepanjang jaringan yang terpasang.

Jenis-jenis kabel

Kabel Coaxial

Kabel Coaxial

Adalah kabel yang termasuk dalam generasi awal yang digunakan dalam penerapan jaringan internet. Kabel coaxial merupakan jenis kabel yang terdiri dari kawat tembaga, yang dilapisi olej isolator, konduktor, dan kemudian pada bagian luar dari kabel coaxial ini dilindungi dengan menggunakan bahan PVC. Sekila, kabel coaxial ini juga sama seperti kabel antenna televisi.

2. Kabel Twisted Pair

Kabel Twisted Pair

Twisted atau lilitan terlihat dari bentuknya, kabel ini berupa lilitan satu sama lain yang dibedakan oleh warna-warna tertentu. Kabel ini adalah kabel paling umum digunakan dalam jaringan internet kabel karena kemampuan transmisi datanya yang baik meski dengan harga yang relatif sangat murah.

Kabel twisted pair ini terdiri dari 3 jenis kabel, yaitu,

UTP (unshielded twisted pair) kabel twisted jenis ini dirancang dengan hanya lilitan utama dan tidak memiliki perlindungan dari kumpulan spiralnya. Karena tidak memilki perlindungan apapun pada bagian kabelnya, maka kabel jenis UTP ini memiliki kelemahan utama, yaitu sangat rentan dan juga sensitive terhadap voltase tinggi dan juga medan magnet. Kabel UTP banyak digunakan pada kabel jaringan telepon, dan juga jaringan LAN kecil.

FTP (foiled twisted pair) dengan lapisan alumunium foil sebagai pelindungnya, menjadikan jenis kabel ini lebih tahan terhadap noise dan gangguan medan magnet dibandingkan dengan UTP.

STP (shielded twisted pair) dengan bahan dasar yang hampir sama dengan FTP akan tetapi ada penambahan bahan yang lebih kuat di lapisan kabelnya, menjadikan STP sebagai kabel dengan kekuatan daya tahan lebih baik dibandingkan dengan jenis-jenis kabel sebelumnya.

3. Fiber Optik

Fiber Optik

Adalah kabel yang menggunakan serat fiber sebagai media utamanya. Serat tersebut mampu mengirim transmisi data dengan kecepatan tinggi karena menggunakan kecepatan cahaya sebagai media transmisi datanya.

Kabel fiber optik berukuran lebih kecil dibandingkan dengan kabel-kabel lainnya. Dengan demikian secara tata ruang, kabel fiber optik ini lebih unggul. Sayangnya, kabel fiber optik ini memiliki harga yang relatif lebih mahal sehingga penggunaannya lebih dibatasi untuk akses-akses tertentu saja.

Nirkabel (Wireless)

Seiring perkembangan zaman, keberadaan kabel yang dianggap rumit dan merepotkan akhirnya mendorong para pakar IT untuk mencari cara bagaimana caranya mentransmisikan data tanpa kabel.

Akhirnya berkembanglah penemuan-penemuan koneksi jaringan tanpa diperlukan adanya kabel. Mulai dari Inframerah, Bluetooth, sampai pemanfaatan gelombang elektromagnetik pada Wifi dan WLAN.

Kelebihan

  1. Tidak terbatas

Koneksi tanpa kabel menjadikan aktifitas lebih bebas, tidak terbatas pada ruang tertentu dan tidak lagi tergantung pada keberadaan kabel disekitar kita. Kondisi ini memungkinkan penggunannya lebih maksimal dalam beraktiftas di luar ruangan secara mobile

2. Dukungan perangkat

Sekarang hampir semua jenis perangkat komputasi bisa tersambung ke jaringan wireless. Masifnya perkembangan perangkat teknologi ini semakin menjadikan teknologi wireless diminati oleh mayoritas pengguna internet.

Kekurangan

  1. Kecepatan data tidak stabil

Ketika menggunakan gelombang elektromagnetik dalam satu jaringan wireless, maka kita harus memastikan tidak ada penghalang yang bisa mengganggu datangnya gelombang tersebut. Kondisi geografis, seperti lembah, bukit, pepohonan rimbun, dinding rumah, kendaraan, gedung bertingkat, bahkan ketika hujan bisa mengganggu interaksi antar gelombang magnetik.

2. Biaya relatif lebih mahal

Setidaknya disisi pengembang teknologi jaringan, pengadaan infrastruktur pada wilayah geografis yang berat seperti di Indonesia, membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Butuh investor atau pemodal yang sanggup membiayai pembangunan infrastruktur tersebut.

Contoh beberapa penggunaan teknologi wireless,

  1. Inframerah

Inframerah yang dalam bahasa inggris disebut InfraRed dan di singkat IR adalah bagian dari spektrum elektromagnetik yang lebih pendek dari gelombang radio tetapi lebih panjang dari cahaya tampak. Rentang frekuensinya yaitu antara 300 GHz dan 400 GHz sesuai dengan panjang gelombang dari 1mm hingga 750 nm. Infra merah telah lama digunakan pada peralatan penglihatan malam dan remote control Televisi. Inframerah juga merupakan salah satu media fisik dalam standar LAN nirkabel asli, yaitu IEEE 802.11. Penggunaan inframerah dalam komunikasi dan jaringan didefinisikan oleh IrDA (Infrared Data Association). Menggunakan spesifikasi IrDA, inframerah dapat digunakan dalam berbagai aplikasi seperti transfer file, sinkronisasi, jaringan dial-up, dan pembayaran. Namun, jangkauan IrDA terbatas. Hal yang perlu diketahui pada Infrared yaitu bahwa cahaya dapat mengganggu sinyal.

2. Bluetooth

Bluetooth adalah perangkat teknologi komunikasi data tanpa kabel (wireless), yang berfungsi sebagai media tukar-menukar data antara beberapa perangkat elektronik, seperti mobile PC, mobile phone, PDA (Personal Digital Assistant), headset, kamera, printer, router dan sebagainya. Bluetooth beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz dengan kecepatan transfer data tidak kurang dari 1 Mb/s.

3. Wifi

Wifi adalah Teknologi yang fungsinya saling bertukar data memakai gelombang radio (secara nirkabel) dengan memakai bermacam peralatan elektronik. Dibutuhkan peralatan elektronik seperti contohnya komputer, smartphone, tablet, atau malah video game console guna terhubung dalam jaringan komputer, termasuk internet, lewat Wifi.

Perangkat elektronik itu wajiblah ada dalam suatu titik akses (hotspot) jaringan nirkabel untuk bisa terhubung dengan Wifi. Dalam sebuah jaringan Wifi, biasanya titik akses mempunyai jangkauan sampai 20 meter di dalam ruangan, serta ada yang lebih jauh jangkauannya untuk Wifi di luar ruangan.

Wifi sendiri sebenarnya adalah singkatan dari Wireless Fidelity. Pada umumnya, untuk dapat terhubung dengan suatu perangkat elektronik, Wifi memakai frekuensi gelombang radio dalam rentang 2,4GHz s/d 5GHz. Semakin berkembangnya zaman mengubah internet dari yang sebelumnya cuma merupakan kebutuhan tersier, sekarang malah sudah menjadi kebutuhan primer.

Wifi adalah singkatan dari wireless fidelity, berdasarkan hal itu maka cara bacanya menjadi wai-fi

Teknologi Broadband

Broadband adalah layanan transmisi data dalam cakupan wilayah yang luas dan dengan kecepatan tinggi. Broadband adalah teknologi yang memanfaatkan jaringan layanan internet baik yang menggunakan kabel ataupun nirkabel agar bisa di nikmati secara luas oleh para penggunanya diseluruh dunia.


Tinggalkan Balasan